Tangerang: Newssidak. Id - Ketapel atau Slepetan ( Bahasa Betawi) merupakan permainan anak laki laki, tapi masa kini orang dewasa masih ada memainkan ketapel bahkan menjadi komunitas.
Salah satunya Komunitas Markaz Ketapel Tangerang yang merayakan Milad 1
Saat ini Markaz Ketapel mengadakan perlombaan ketapel dari mulai kelas anak anak hingga kelas orang dewasa.
Acaranya digelar dilapangan futsal Rush Kampung Dukuh Rt 02 / Rw 07, Sudimara Selatan, Kota Tangerang, Provinsi Banten.
Ketua panitia Andi Jazuli mengatakan digelar acara lomba Ketapel ini dalam rangka menyantuni anak Yatim dan untuk menjalin silaturahmi sesama anggota komunitas Ketapel se JABODETABEK.
Berhubung Milad -1 Markaz Ketapel saat dalam kondisi pandemi Covid -19 . Tetap para peserta lomba dan para penonton tetap mengikuti protokol kesehatan dengan mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. Untuk memutus rantai penyebaran Covid -19 .
Peserta lomba Ketapel kurang lebih sekitar 200 peserta yang terdiri peserta se JABODETABEK.
Harapan kami kedepanya, Ketapel menjadi cabang olah raga Ketapel.
Karena di luar negeri Ketapel sudah memjadi cabang olah raga.
Sehingga menurut kami Ketapel di Indonesia terlambat karena belum dijadikan menjadi cabang olah raga." kata Andi Jazuli."
Beni
Salah satunya Komunitas Markaz Ketapel Tangerang yang merayakan Milad 1
Saat ini Markaz Ketapel mengadakan perlombaan ketapel dari mulai kelas anak anak hingga kelas orang dewasa.
Acaranya digelar dilapangan futsal Rush Kampung Dukuh Rt 02 / Rw 07, Sudimara Selatan, Kota Tangerang, Provinsi Banten.
Ketua panitia Andi Jazuli mengatakan digelar acara lomba Ketapel ini dalam rangka menyantuni anak Yatim dan untuk menjalin silaturahmi sesama anggota komunitas Ketapel se JABODETABEK.
Berhubung Milad -1 Markaz Ketapel saat dalam kondisi pandemi Covid -19 . Tetap para peserta lomba dan para penonton tetap mengikuti protokol kesehatan dengan mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. Untuk memutus rantai penyebaran Covid -19 .
Peserta lomba Ketapel kurang lebih sekitar 200 peserta yang terdiri peserta se JABODETABEK.
Harapan kami kedepanya, Ketapel menjadi cabang olah raga Ketapel.
Karena di luar negeri Ketapel sudah memjadi cabang olah raga.
Sehingga menurut kami Ketapel di Indonesia terlambat karena belum dijadikan menjadi cabang olah raga." kata Andi Jazuli."
Beni
Komentar

