Yarman Zebua Bantah Keras Masalah Tudingan Jual Pasir Laut Di Pembangunan SMAN Sukma
beberapa tudingan yang viral di media sosial baru - baru ini tentang pasir laut yang digunakan oleh pembangunan SMAN Sukma, itu tidak benar, sesuai pengakuan yang punya lahan pasir atas nama Yarman Zebua, menyatakan 100%/ kepada masyarakat dan ke awak media waktu di datangin dikediamannya, Yarman Zebua mengaku bahwa tidak pernah menjual perbelikan pasir laut kepada perusahaan PT Razasa, hanya mereka pernah datang disini meninjau untuk memastikan kualitas pasir saya, yang saya ambil di sungai indanoi, ungkapnya Yarman Zebua
Lanjut Yarman Zebua, biar bapak - bapak tau saya ngambil pasir disungai indanoi bukan dilaut, jangan karena dekat²an takahan saya ke laut mereka seenaknya menuding saya mengambil pasir laut,
dan saya sangat kecewa dan merasa dirugikan oleh rekan - rekan media yang sudah membuat berita yang tidak pernah saya ungkapkan dengan mereka, seakan - akan saya di fitnah dengan pemberitaan tersebut, dimana pun, kemana pun, saya siap memberikan keterangan bila perlu saya diminta, bahwa saya dituding menjual pasir laut di Sukma. Tegasnya Yarman Zebua
Saya pikir waktu mereka datang serius menanyakan harga pasir saya, dan saya layani mereka dengan baik, taunya mereka beda tujuan dengan saya, seakan - akan menjelekan lahan pasir saya, dan mereka merekam saya tanpa ijin saya, ini tidak terima saya dengan perlakuan mereka, saya mengambil langkah untuk melapor kepihak yang berwajib, karena saya sangat terpukul dan di manfaat kan lahan saya membuat berita Hoax yang tidak pernah saya akui sama mereka, dari situ kita tau bahwa saya tidak pernah memberikan keterangan sama mereka bahwa pasir laut pasir saya, mereka aja tidak berani menyebut nama saya di pemberitaan mereka. Paparnya Yarman Zebua
Bila laganan saya pada lari dari takahan saya ngambil pasir, saya bertindak mencari mereka untuk meminta pertanggung jawab mereka, jangan hanya gara - gara berita Hoax mereka saya korban dan pelanggang saya tidak datang lagi ngambil pasir saya, jadi saya mau kasi makan apa anak saya istri saya cucu saya, mana tu saya, saya memaksa diri jumpai wartawan² itu, saya minta untuk ngasih makan keluarga saya, karena ini lah satu²nya pencarian hidup kami sekeluarga, tapi mereka hancurkan Periuk kami, jangan mereka pikir enak² ngambil pasir sungai indanoi ini, kami pake rakitan bambu pak, kepala dibawa air kaki di atas, salah² sedikit nyawa kami hilang, kata Yarman Zebua mengakhiri
hingga berita ini diturunkan sesuai hasil konfirmasi dari Bapak Yarman Zebua.
FG
Komentar