
Foto: Ilustrasi
MotivasiNewssidak – Cobaan-cobaan yang datang sepertinya belum lengkap deritanya sampai kita menangis dan merasa tidak kuat.
Bahkan judul tulisan ini rasa-rasanya ingin kita sangkal. Bagaimana tidak, ada situasi yang sangat mengoyak hati kita.
Kehilangan orang yang kita cintai dalam sebuah kecelakaan, tidak lulus ujian, kehilangan pekerjaan dan perasaan berduka yang tidak kita sangka akan terjadi dalam hidup kita.
Setelah Anda kehilangan orang yang dikasihi, Anda menjadi lebih menghargai hidup. Mungkin setelah Anda kehilangan pekerjaan, Tuhan sudah menyiapkan sesuatu yang lebih besar untuk Anda kerjakan.
Cara-cara Tuhan menguji terkadang tidak mudah dimengerti. Akan tetapi Tuhan tidak pernah menguji melebihi batas kemampuan kita. Malahan, Dia ingin menunjukkan bahwa Anda lebih kuat dari yang Anda kira.
Untuk mencapai titik tertentu dalam hidup, Anda perlu mengalami luka-luka. Sebagai orang Kristen, penderitaan sudah seperti identitas.
Jangan takut untuk memiliki perasaan-perasaan seperti itu. Karena hendaklah kita jangan meminta masalah tidak ada dalam hidup, tetapi mampu menanggung salib kita masing-masing itu.
Seperti salib Yesus yang membebaskan kita dari dosa-dosa, salib kita masing-masing pun akan membuat hidup kita lebih berarti.
Ketika kita tahu sakitnya dilukai, kita akan berpikir dua kali untuk melukai orang lain dalam pikiran, perkataan maupun perbuatan.
Injil menceritakan tentang bangsa Israel yang berusaha untuk mencobai Allah karena mereka melakukan sebuah perjalanan yang panjang menuju tanah perjanjian.
Di tengah perjalanan yang lama tersebut banyak orang yang tidak kuat menanggung perjalanan yang ada, sehingga banyak diantara mereka yang melanggar firman Allah dan mencobai Tuhan.
Pada ayat yang ke 13 – 14 dijelaskan bahwasanya Tuhan tidak akan pernah mencobai kita melebihi kemampuan yang kita miliki, dan jangan berpaling ke berhala ketika pencobaan tersebut sedang kita alami.
Percayalah kita pasti akan keluar dari pencobaan yang sedang dihadapi. Jangan menyerah, tetap setia kepada-Nya dan tetap beriman bahwasanya semua akan indah pada waktunya.
Semakin berat terasa beban hidupmu, berusahalah dan lakukan yang terbaik dimanapun berada dan situasi apapun, sisanya itu urusan Tuhan.
“Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu, 1 Kor 10 : 13
Pdt JN, SH, S.Th
Komentar