Disdik Sumut Tau Tembok Roboh Disukma, Kontraktor akan bangun Kembali sesuai Dengan Kualitas Yang sama

Iklan Semua Halaman

Disdik Sumut Tau Tembok Roboh Disukma, Kontraktor akan bangun Kembali sesuai Dengan Kualitas Yang sama


Gunungsitoli

Dinas pendidikan Provinsi Sumatera utara mengetahui persoalan tembok yang roboh pada pembangunan SMAN Sukma Unggulan Nias di wilayah kota Gunungsitoli tepatnya diarea Desa Faekhu, Pihak Kontraktor akan bangun kembali sesuai kualitas sebelum, Sabtu 05/06/2026

Kabarnya Bagian tembok yang mengalami kerusakan diketahui terkena bucket alat berat jenis excavator yang sedang melakukan pekerjaan penimbunan tanah di sekitar lokasi pembangunan. 

Menurut Faisal salah satu Pegawai Dinas Pendidikan Sumut yang dilansir dari salah satu media Online, Menjelaskan bagian tembok yang terdampak merupakan Dinding Penahan Tanah (DPT) yang masih dalam proses pembangunan Saat alat berat melakukan aktivitas penimbunan, bucket excavator secara tidak sengaja mengenai bagian tembok tersebut hingga mengalami keretakan dan kemudian harus dibongkar.

"Bukan roboh tapi hanya retak bagian DPT-nya karena kena bucket excavator, yang di mana di area Asrama Putra itu sedang dilakukan pekerjaan penimbunan setinggi 2 meter," kata Faisal kepada awak media, Jumat (4/9/2026).

Menurutnya, kondisi lokasi pembangunan yang sedang dalam proses penimbunan membuat pengerjaan menggunakan alat berat menjadi cukup sulit. Material tanah yang ditimbun di sekitar area asrama putra mencapai ketinggian sekitar dua meter sehingga ruang gerak alat berat menjadi terbatas.

Akibat aktivitas tersebut, bucket excavator tidak sengaja mengenai bagian tembok yang baru selesai dikerjakan. Karena konstruksi tembok tersebut belum sepenuhnya kering atau mencapai kondisi akhir, benturan membuat bagian sepanjang puluhan meter mengalami kerusakan.

Faisal menyebut panjang tembok yang terdampak akibat tersenggol bucket excavator mencapai sekitar 32 meter.

"Pagar yang terkena bucket itu tetap akan dirobohkan dan akan dibangun kembali dengan kualitas yang sama dengan kontrak pembangunan," jelasnya.

Ia memastikan kerusakan tersebut tidak mengganggu keberlanjutan pembangunan SMAN Unggulan Sukma Nias. Pihak ketiga atau kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut akan bertanggung jawab untuk membangun kembali bagian tembok yang mengalami kerusakan sesuai dengan kualitas sebelumnya.

ATUMBUKHA