Peningkatan Tata Guna Air Irigasi Di Desa Ramunia 1 Diduga Korupsi

Iklan Semua Halaman

Peningkatan Tata Guna Air Irigasi Di Desa Ramunia 1 Diduga Korupsi


Deliserdang-Newssidak. Id

Menggunakan pola swakelola tanpa pihak ketiga atau kontraktor Dikerjakan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan P3A, atau Induk P3ADidampingi oleh Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) untuk urusan teknis dan administrasi

Proses mencakup perencanaan, pengerjaan fisik saluran, hingga pengawasan oleh petani sendiri
Namun hal nya tidak di Desa Ramunia 1 Dusun 1,2 dan 3 Kecamatan Pantai Labu Deliserdang


Salah satu titik lokasi pengerjaan proyek P3-GAI di Desa Ramunia 1  
Proyek irigasi senilai Dugaan Rp 195.000.000  (tidak ada plang) menjadi sorotan.

Anggaran tersebut dialokasikan untuk Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) tahun 2026.
Di Dusun 1,2 dan 3 Desa Ramunia 1 Kecamatan P labu Deliserdang

Setiap paket program mendapat alokasi sekitar Rp195 juta. Namun, di balik kucuran anggaran tersebut muncul dugaan politisasi aspirasi serta persoalan data kelembagaan kelompok petani yang sebelumnya tidak aktif.

Bahkan, pelaksanaan di lapangan mengindikasikan peran jalur legislatif lebih dominan dibandingkan skala prioritas kebutuhan petani.hal ini terbukti dengan adanya informasi ada 6 Orang yang menjadi berperan dalam pengerjaan ini di duga tidak Ketua kelompok Tani

Belum lagi peninjauan kami (LSM Pakar RI) dilapangan dalam pengerjaan nya

Pasalnya, apabila material yang digunakan memang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dalam dokumen pekerjaan, hal tersebut dikhawatirkan dapat berpengaruh terhadap mutu, kekuatan, usia teknis, serta manfaat jangka panjang bangunan irigasi yang dibangun menggunakan anggaran negara.

Karena itu, pihak terkait diharapkan dapat melakukan pemeriksaan secara langsung terhadap pekerjaan tersebut, mulai dari kesesuaian material, campuran beton, volume dan panjang pekerjaan, spesifikasi teknis, hingga status serta legalitas lokasi pembangunan.
Publik juga berhak mengetahui apakah pelaksanaan proyek P3-TGAI senilai Rp195 juta tersebut telah dilaksanakan sesuai ketentuan dan spesifikasi yang ditetapkan.
Semen yang digunakan tidak menggunakan semen merah putih water shield /Dua Pro melainkan Semen biasa 

Kami mencoba konfirmasi hal ini kepada Ketua P3A Desa Ramunia 1 namun tidak ada di tempat bahkan tidak ada nya pengawasan pengerjaan di lapangan 

Hingga berita ini di tayang kan belum ada tanggapan dari ketua atau pun anggota pelaksana P3A Desa Ramunia 1 Kecamatan P Labu ini

Sangat disayangkan jika Program Percepatan peningkatan Tata Guna Air Irigasi "diduga tidak Tahan terhadap penetrasi klorida, serangan air laut, dan lingkungan industri kimia. Bersifat lebih ramah lingkungan karena memiliki jejak emisi karbon (CO₂) yang lebih rendah dibandingkan semen konvensional.Penggunaan 

Ideal untuk fondasi di atas tanah yang mengandung sulfat tinggi, bangunan di area dekat pantai atau laut, dermaga, serta fasilitas infrastruktur industri harus lah benar benar diperhatikan Materialnya

Dugaan Korupsi ini sangat Besar Ucap Bambang SH selaku Ketua LSM Pakar RI kepada awak media kami 
Selasa 18 Agustus 2026

Diminta kepada UPT Kepala Bidang Irigasi Wilayah Sungai Sumatera II Medan yang ada di Kantor Lubuk Pakam- Kabupaten Deliserdang agar lebih memantau, Mengawasi Oknum P3A Desa Ramunia 1
(TIM)