diduga SPBU ajibaho berkolaborasi dengan mafia minyak -->

Iklan Semua Halaman

diduga SPBU ajibaho berkolaborasi dengan mafia minyak

Deli Tua -sumut //  newssidak. || Pimpinan Media NEWSSIDAK. ID dan tim media ketika mengisi bahan bakar BBM di SPBU 14.203.1123 yang berada di Jalan Besar Deli Tua, Aji Baho, Kecamatan Sibiru-Biru, Kabupaten Deli Serdang. MEDAN, Selasa (16/12/2025).

Kemudian, terlihat dengan jelas banyak nya kenderaan roda dua dengan along along berisikan beberapa jerigen 30 liter serta betor dan mobil pickup berisikan jpuluhan jerigen buat mengangkut BBM bersubsidi di SPBU 14.203.1123 , patut diduga kuat berkerjasama dengan pihak mafia BBM yang selama ini tidak tersentuh oleh  Aparat Penegak Hukum (APH).

Pantauan awak media dilokasi pada hari Selasa (16/12/2025) siang dilapangan menjelaskan, terpantau ada puluhan unit kendaraan roda dua dengan along along,betor dan mobil mobil Pick Up berwarna hitam yang sudah di modifikas mengantri seakan ibebas keluar masuk dari lokasi SPBU tersebut.

"Selanjutnya, narasumber yang namanya tidak mau ditulis mengatakan, kalau kendaraan roda dua sama mobil Pick Up Hitam tersebut sudah biasalah bang bebas keluar masuk dilokasi itu bang. Dugaan kami, mungkin sudah ada hubungan kerjasama sama pihak pengelola SPBU bang," Jelas warga sekitar yang namanya tidak mau disebutkan.

Pelanggaran yang dilakukan  telah melanggar undang - undang sebagaimana diatur dalam Undang - Undang Nomor 22 Tahun 2001 Tentang Minyak Dan Gas Bumi.

Sementara, menurut Undang - Undang Nomor 22 Tahun 2001 diatur pada Pasal 53 sampai dengan Pasal 58 disebutkan," Setiap orang yang dengan sengaja menyalahgunakan pengangkutan dan Niaga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dari Pemerintah ini sudah termasuk tindak pidana dan dapat diancam dengan pidana penjara paling lama 6 (Enam) Tahun atau denda paling tinggi Rp. 60.000.000.000,00. (Enam Puluh Miliar Rupiah).

Saat dikonfirmasi awak media terkait jerigen dan lainnya, pengelola SPBU 14.203.1123 mengatakan, Pihak SPBU kami sudah bekerja sama dengan Pertamina," Ujarnya.
(Tim)