Kisah Penganiayaan Wanita Muda JF Putri Wartawan di Langkat Jadi Sorotan -->

Iklan Semua Halaman

Kisah Penganiayaan Wanita Muda JF Putri Wartawan di Langkat Jadi Sorotan


LANGKAT,  – Kecamatan tanjung Pura terus menjadi pembahasan publik karena viral banyaknya masalah akhir-akhir ini di pemberitaan dan bahkan kali ini Kisah tragis dialami wanita muda JF (18an tahun) yakni putri wartawan Devi Arianto media Cetak dan online Monitor juga mencuat karena diduga mengalami kekerasan oleh oknum-oknum tertentu yang tinggal di Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara.

Di jelaskan Korban berisial JF (18an tahun) kepada awak media didampingi orang tuanya menjelaskan jika ianya mengalami pencurian dan kekerasan bermula pada malam Rabu hari Selasa (14/4/2025) sekira jam 22.00 WIB selepas dari perumahan Asabri air hitam mau pulang ke Tanjung pura naik sepeda motor dijalan tiba-tiba di Pepet mobil.

Karena korban takut, langsung menghindar ke serapuh dalam, dan sekitar 30 menit setelahnya korban di datangi wanita yang ia kenal berinisial Fh dengan di bonceng sepeda motor dengan Oknum berisial Ad dan Jj.

Fh langsung menganiaya korban dengan tamparan keras dan menarik rambutnya sekaligus merampas kalung, cincin dan jam tangan serta menghempaskan HP korban hingga rusak sedangan Jj terlihat seperti merekam aksi Fh.

Selanjutnya korban di bawa mengendarai sepeda motor ke titi CV dan tidak lama datang mobil yang sebelumnya memepet korban di jalan dan langsung menarik masuk kedalam mobil dan menuju res area tol Stabat.

Di res area Stabat rambut korban yang sebelumnya memiliki rambut panjang di gunting pendek seperti laki-laki dan rambut tersebut dibakar, selanjutnya korban di bawa kembali ke salah satu rumah daerah Binjai.

Dilokasi korban kembali menjelaskan kepada wartawan jika di sekap dan di paksa untuk di ambil foto memperagakan fose adegan lagi mengkonsumsi narkotika jenis sabu serta disuruh membuat penyataan dengan rekaman vidio jika ada dan mengakui telah melakukan pencurian di rumah Fh sebesar 5 juta.

Selanjutnya setelah pagi korban kembali di bawa kedalam mobil dan sekitar jam 10.00 Wib korban di turunkan dan dibiarkan terlantar di simpang besilam tanjung pura dengan keadaan yang sangat besar memprihatinkan.

Atas kejadian tersebut korban didampingi keluarga akhirnya membuat laporan ke Polisi dengan nomor LP/B/21/IV/2025/SPKT/ POLSEK TANJUNG PURA/POLRES LANGKAT/POLDA SUMUT Tanggal 19 April 2025.

Dari infomasi dari jajaran Polsek Tanjung Pura menjelaskan jika saat ini perkara sudah di tangani Polres Langkat. Namun baik itu Kasad Reskrim Polres Langkat maupun Kasi Humas Polres Langkat hingga berita ini terbit belum memberikan tanggapan saat di konfirmasi via seluler WhatsApp.

Devi Arianto wartawan media Cetak dan online Monitor menjelaskan ” kami meminta agar pihak kepolisian segera memproses dan menangkap oknum-oknum yang terlibat melakukan kekerasan terhadap putrinya JF, karena dikwatirkan terduga pelaku merasa memiliki segalanya bisa saja melakukan perbuatan kekerasan kepada yang lainnya”. Ujar Devi mengakhiri, Minggu 27 April 2025


Sumber :Halosumut.com