Ketua Umum Newssidak, mengutuk keras tindakan premanisme dan main hakim sendiri.
Peristiwa tersebut, kata Jabat, telah melukai profesi jurnalis di Indonesia.
“ Saya atas nama pribadi dan Newssidak, mengutuk keras peristiwa yang dialami saudara kita Sofyan, yang diduga dilakukan oleh sekelompok preman tersebut. Kita harus lawan, apalagi Presiden Joko Widodo telah memerintahkan agar tidak memberi ruang terhadap segala bentuk premanisme,” ketum Newssidak, saat di Kofirmasi, Minggu (13/6/2021).
Harapannya, semua elemen masyarakat, termasuk jurnalis, bisa bekerjasama dengan pihak berwajib untuk mengungkap peristiwa yang dialami Sofyan, agar kasus ini terkuak siapa dalang yang berada di balik pembakaran rumah wartawan tersebut.
Jabat yang juga Pimpinan Salah satu OnLine di Sumut , dan Ketua Bidang SDM di JMI. berharap Polda Sumatera Utara segera mengungkap kasus ini, dan menghukum para pelaku maupun dalangnya .
“ Apapun alasannya, tindakan main hakim sendiri, melakukan pengrusakan tidak dapat dibenarkan, dan harus diusut tuntas,” tegasnya.
“ Peristiwa pembakaran rumah orang tua Sofyan adalah suatu tindakan biadab tidak bermoral, sehingga apa yang dialami rekan satu profesi sebagai pekerja media telah membuat seluruh jurnalis berang,” pungkasnya.
Jabat juga menghimbau kepada para jurnalis untuk bisa menahan diri, dan mempercayakan penegakan hukum atas peristiwa ini kepada pihak kepolisian
Tim
Komentar