Peduli Kesehatan WBP, Lapas Tanjunggusta Medan Hadirkan Dokter ke Blok Hunian -->

Iklan Semua Halaman

Peduli Kesehatan WBP, Lapas Tanjunggusta Medan Hadirkan Dokter ke Blok Hunian

Medan – Demi mengetahui kondisi kesehatan para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Tanjunggusta Medan menghadirkan tim dokter secara langsung ke blok hunian masing-masing.

Hal itu dikatakan langsung oleh Kalapas Tanjunggusta Medan Erwedi Supriyatno saat ditemui Waspada Online di Kantornya, Senin (17/5). Dikatakannya, pemantauan langsung tim dokter ke blok hunian bertujuan untuk mendekatkan diri dan memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik terhadap para warga binaan.

“Layanan ini sudah kita lakukan sejak Februari lalu, di sini Saya mencoba memberikan pelayanan dengan cara menjemput bola. Karena terkadang, warga binaan itu enggan atau mungkin malas untuk berobat atau periksakan diri di klinik yang ada di lapas,” ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan Erwedi, tim kesehatan baik dokter, paramedis dan perawat secara bergiliran setiap pagi setelah apel pagi akan berkunjung ke beberapa blok hunian.

“Tim ini akan berkunjung ke beberapa blok hunian yang ada di dalam untuk memastikan dan mengecek kesehatan mereka dengan membawa peralatan medis, seperti pengukur suhu tubuh dan pengukur tensi,” ucapnya.

Meskipun di Lapas Tanjunggusta Medan, kata Kalapas, ada disediakan klinik, tetapi, masih ada warga binaan yang enggan untuk memeriksakan kesehatan. Karena itu, ia berinisiatif mengunjungi langsung warga binaan.

“Setelah dokter ke blok, mereka langsung periksa suhu tubuhnya, tensinya, kalau memang dirasakan memang betul sakit, untuk pemeriksaan lebih lanjut mereka diarahkan ke klinik kita. Kalau hanya ringan saja akan diberikan obat,” ucapnya

“Saya ingin memastikan kondisi kesehatan warga binaan tertangani dengan baik karena bisa dibayangkan dengan 2800 orang yang ada di sini, kesehatannya tidak terpantau,” sambungnya.

Ia menambahkan, dengan layanan kunjungan langsung terhadap kesehatan warga binaan, secara psikologis, warga binaan akan lebih nyaman dan senang karena merasa diperhatikan.

“Jadi mereka merasa diperhatikan, tapi kalau kita biarkan hanya menunggu klinik didatangi warga binaan, kita khawatir mereka tak datang,” sebutnya.

Setiap kunjungan, lanjutnya, ditangani 4 dokter umum dan 2 dokter gigi dan 5 paramedis.

“Tim ini kita bagi setiap hari. Setiap hari gantian mengunjungi blok, terutama ke blok lansia atau orang-orang yamg punya potensi penyakit, kita memastikan terpantau kesehatannya,” tukasnya

Sumber WOL