Nias - Ketua DPC GBNN Kota Gunungsitoli, Siswanto Laoli: Meminta Dinas Pedidikan Kab Nias/ Pengawasan,Tekait Untuk Menelusuri Dugaan Menipulasi Data SDN 076764 Fahandona Kec.Ulugawa Kab Nias.
Sesuai dengan hasil data akurat laporan masyarakat.ormas Garda Bela Negara Nasional (GBNN) DPC kota Gunungsitoli mendapatkan temuan dugaan pengelembungan dana Bos dan juga jumlah siswa sekolah dasar (SD)
076764 fahandona.
karena terlihat dengan data yang ada diduga ada umur siswa 15.16.17 tahun baru kelas II(dua) SD. dilingkup pemerintah kabupaten nias masih dapat sekolah yang suka bermain api untuk kepentingan khusus.
maka dugaan penggelembungan jumlah siswa itu atau dana Bos berdasarkan laporan masyarakat dan data yang ada.
laporan dugaan menipulasi data tersebut 2018/2019/2020 dengan kememimpinan kepala sekolah MARTINUS WARIWU S.Pd.
dan disitu lagi dapat temuan dengan data tersebut yang sangat mencurigakan.di data urutan hanya 18.dan rekapitulasi laki-laki 14 orang.dan perempuan 9 orang jumlah 23 orang.
sangat di sayangkan SD 076764 fahandona mendapat rumus seperti itu.ini termasuk kelalaian dinas pedidikan dan pengawasan terjadi hal ini.
awak media Newssidak.id konfirmasi langsung ke dinas pedidikan kab nias.dan menjawab itu data dari kementirian bukan dari dinas pedidikan.sehingga dinas pedidikan kab.nias membuang diri tidak mau tau dan menagapi.
hal ini dinas pedidikan kabupaten nias sumatra utara diduga ada kerja sama dan persekongkolan dengan kepala sekolah 076764 martinus waruwu S.pd
untuk mengelabui dan membohongin negara dan rakyat.
(HG)
Komentar