Medan - Pelanggan air PDAM Tirtanadi Cabang Tuasan Medan, Rabu siang, mengadukan tagihan air melonjak ke Koperasi lembaga Jurnalis Media Independen Sumatera Utara (JMI SUMUT).
Dalam Pengaduannya, ke Koperasi Jurnalis Media Independen Sumatera Utara (JMI SUMUT) yang diterima Sekretatis JMI SUMUT, T. Sofy Anwar, SH didampingi Bendahara, Kasim Harahap, ST dan Pengurus Devisi Organisasi dan SDM, John Sijabat,
Pelanggan air PDAM Tirtanadi Cabang Tuasan, Alinapiah SE, memiliki usaha foto kopi, di Jalan Bilal Ujung Medan, mengaku merasa dirugikan dengan melonjaknya tagihan air yang PDAM tirtanadi Cabang Tuasan bebankan kepadanya.
Melonjaknya tagihan PDAM mulai dari bulan Oktober 2020 s/d bulan Maret 2021, dimana Besarnya tagihan air yang PDAM Tirtanadi kenakan kepadanya, pada bulan Maret sebesar rp.869.000, untuk 3 Bulan yakni, pada Bulan januari, februari, maret tahun 2021 dan pada bulan berikutnya, yakni April, PDAM Tirtanadi Cabang Tuasan, akan membebankan tagihan Rp. 400 ribu, untuk pembayaran tagihan air bersih.
Menurut Ali, besarnya tagihan air PDAM Tirtanadi Cabang Tuasan yang dibebankan kepada nya tidak sesuai dengan pemakaian, apalagi dirinya hanya memakai satu kran dan tidak menggunakan mesin penghisap .
Selama ini besar tagihan air yang dibayarkan ke PDAM tirtanadi paling besar rp. 20 ribu sampai rp.50 ribu, Perbulan nya.
Ali, Pelanggan air bersih, di Jalan Bilal ujung berharap PDAM tirtanadi Cabang Tuasan Medan, tidak membebankan pelanggan dengan tagihan yang mencekik leher, apalagi saat ini massa pandemi covid-19.
(RELL)
Komentar