Protes Kinerja Kepling, Puluhan Warga Lingkungan 4 Sei Agul demo Kantor Lurah

Iklan Semua Halaman

Protes Kinerja Kepling, Puluhan Warga Lingkungan 4 Sei Agul demo Kantor Lurah



MEDAN  Newssidak. Id
Puluhan warga Lingkungan 4,Kelurahan Sei Agul,Kecamatan Medan Barat melakukan aksi protes di kantor lurah Sei Agul,Jalan Danau Laut Tawar No.1,Kecamatan Medan Barat, Kamis (14/5/2020)  pagi.

Aksi protes tersebut dilakukan karena warga mengaku tidak puas atas kinerja Kepala Lingkungan (Kepling) 4, Rominar br Hutabarat yang dinilai tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

“Kepala lingkungan ini sudah terlalu lama menjabat hingga 20 tahun dan sistem dinasti turun temurun menggantikan orangtuanya Alm. St J. Hutabarat. Rominar terkesan tidak bermasyarakat apa lagi dia tidak memikirkan warganya karena selalu cuek atas keluhan kami selaku warganya,” ungkap seorang warga, Meliana Br Hutagalung.

Ia mengatakan, sikap Kepling yang dinilai tidak bermasyarakat membuat warga kesulitan mengadukan keluh kesah mereka selama pandemi.

“Semenjak diangkat jadi Kepling. dia tidak pernah mau mengajak warganya berdiskusi, baik itu bantuan ataupun arahan dari Pemko, Kepling tak perdulu bahkan kami ada 35 KK dianggap warga buangan di Jln Speksi, tapi bila ada Surat Pemilihan legislatif (Pileg), Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu), Pemilihan Presiden (Pilpres) diikut sertakan dan Rominar meminta warga agar memilih salah satu nama sesuai selera Rominar," katanya.

Lebih Lanjut, Meliana Br Hutagalung mengatakan, Selama ini Kepling Rominar Br Hutabarat kurang Sosialisai kepada warga terkait informasi bantuan dari pemerintah dalam situasi Covid-19.

"Kurangnya informasi dan sosialisasi kepada warga terkait masalah KIS, KIP, PKH dan bantuan dari Pemko terkait masalah Corona, Warga berharap supaya Kopling mengundurkan diri dari jabatannya, " Ujarnya.

Hal senada juga dikatakan warga lainnya, Santi didampingi Maria Tarigan (57), Panca Gultom dan Neneng menjelaskan Kepling Rominar tersebut dinilai tidak dekat dengan warga sehingga mereka meminta kepada lurah agar dilakukan pencopotan.

Dikatakannya, Lurah seharusnya mengawasi Kepling yang tidak mau dekat dengan warganya.

Sebaliknya, Lurah seperti melindungi Keplingnya.

"Di sini kami juga menyerahkan Surat Pencopotan Kepling IV yang ditandatangan 180 Kepala Keluarga (KK) agar di gubris, sebab kami ini bukan kaleng-kaleng, Bapak Plt Walikota Medan, bila tak dipedulikan maka kami akan demo besar-besaran” ujar Santi

Sementara, Lurah Sei Agul Erfin Muharmansyar, S. sos, saat menerima Aksi Protes warga lingkungan 4 mengatakan,Akan menindaklanjutin keluhan warga kepada Camat Medan Barat.

" Saya akan meneruskan permasalahan dan keluhan warga kepada Camat Medan Barat, karena terkait pemberhentian atau pencopotan Kepling adalah wewenang Camat Medan Barat, "Ujar Erfin saat menjawab aksi warga.

Ia menjelaskan, Masalah Program Keluarga Harapan (PKH) adalah wewenang Dinas Sosial Kota Medan.

" Pihak kepala lingkungan dan Kelurahan tidak pernah dilibatkan dalam pendataan Program PKH, karena pendataannya dilakukan oleh Dinas Sosial Kota Medan, "Ujarnya.

Dalam aksi protes warga lingkungan 4 terhadap Kepling berjalan lancar dan aman serta mendapat pengawalan ketat dari Polsek Medan Barat dan Personil Koramil Medan Barat.

Arthy