Tanggal 28 Oktober adalah hari tonggak bersejarah bagi cikal bakal berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia dimana pada saat itu berbagai organisasi PEMUDA perwakilan dari berbagai suku yang ada di Nusantara ini berkumpul bersama dan berjanji untuk bersatu serta berjuang bersama untuk mewujudkan NKRI.
Setelah 81 tahun Merdeka yang di rebut dengan tetes darah, keringat dan air mata, NKRI masih mentisakan penderitaan yang cukup panjang karena prilaku para pemimpim Negara ini masih KORUP dan TINGGI HATI bagaiama tidak baru 2 tahun menjabat sebagai president sudah menjadikan ada puluhan juta pemuda Indonesia tidak dapat melanjutkan Pendidikan nya karena keterbatasan biaya, ada 30 juta rakyat Indonesia tidak memiliki rumah yang layak, ada ribuan desa di Indonesia yang tidak memiliki listrik, jembatan, Jalan yang layak serta air yang layak, ada puluhan juta rakyat Indonesia yang masih belum mendapatkan pekerjaan yang layak, ada puluhan juta rakyat Indonesia yang hidup MISKIN dan ada jutaan Hektar Hutan yang terbakar dan di jadikan perkebunan sawir Milik para konglomerat serta ada jutaan lahan tambang emas dan mineral lainnya di rampok serta di rampas untuk kepentingan penguasa dan antek antek nya.
Rakyat Indonesia MISKIN dan Menderita di tengah tengah Kemewahan dan kegelimpangan HARTA dan Uang para pejabat dan penguasa negeri ini. Bagaimana tidak Mereka membuat dan meneruskan Program GAGAL bernama MBG dan Kopdes Merah Putih hanya untuk memperkaya Mereka para pejabat, politikus dan Para penjilatnya dengan anggara ribuan Trilliun Rupiah hanya Selama 2 tahun menjabat sebagai president.
Ini lah realita bangsa Indonesia saat ini dimana para Pemimpin NKRI yang mayoritas KAUM TUA alias SEPUH dengan secara safari dan sengaja membiarkan president prabowo bersama penjilatnya memghabiskan uang ralyat Indonesia sebesar ribuan Trilliun rupiah hanya utk mempsrtahankan program GAGAL bernama MBG dan Kopdes Merah Putih. Mengorbankan mimpi para pemuda/I Indonesia untuk memperoleh pendidikan yang tinggi demi masa depan yang cerah. Mereka para kau TUA menukar MAKANAN yang pasti jadi kotoran manusia dengan PENDIDIKAN.
#LawanMereka
Salam Perjuangan
Ketua Yayasan Pendidukan Kemajuan Bangsa
Trinov Fernando Sianturi, SH
Komentar