Darurat MBG,..!!! LSM KCBI Karo : Usut Pengelola Dapur, Jangan Ada yang Ditutupi

Iklan Semua Halaman

Darurat MBG,..!!! LSM KCBI Karo : Usut Pengelola Dapur, Jangan Ada yang Ditutupi



Tanah Karo  — Lembaga Swadaya Masyarakat Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (LSM KCBI) PC Kabupaten Karo menyoroti insiden dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan siswa SMAN 1, SMA Swasta Bersama dan SMK Swasta Bersama Berastagi yang diduga terjadi setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Hingga pukul 16.10 WIB, lebih dari 200 siswa tercatat dilarikan ke Rumah Sakit dan masih menjalani perawatan. Puji Tuhan, belum ada laporan mengenai korban jiwa.

Pantauan LSM KCBI di lapangan menyebutkan sejumlah Rumah Dakit di Kota Kabanjahe dan Berastagi mendadak penuh dan kewalahan menangani para siswa yang diduga mengalami keracunan.

Fasilitas kesehatan yang dipadati korban antara lain, RS Efarina Etaham Berastagi, RS Swasta Amanda, RSUD Kabanjahe dan Rumah Sakit Mina Kabanjahe.

Informasi dari lingkungan sekolah menyebutkan jumlah siswa terdampak mencapai ratusan orang. Keluarga korban dan warga memadati area IGD. Sebagian besar siswa datang menggunakan ambulans dan kendaraan darurat dalam kondisi lemas serta mengalami muntah-muntah.

Menanggapi situasi tersebut, Bupati Karo Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., bersama Dandim 0205/TK, Letkol. Inf. Robert Panjaitan Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si., langsung turun ke Rumah Sakit – Rumah Sakit meninjau penanganan medis terhadap para siswa yang masih menjalani perawatan.

Ketua LSM KCBI PC Karo, Rudi Surbakti, mendesak Aparat Penegak Hukum segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh.

Ini bukan persoalan biasa. Ratusan anak bangsa menjadi korban. Kami mendesak Polres Karo segera mengusut tuntas asal-usul makanan MBG dan dapur SPPG yang menjadi penyedianya. Jangan sampai ada yang bermain-main dengan makanan anak sekolah. Pengelola dapur MBG harus bertanggung jawab penuh,” tegas Rudi Surbakti.

Ia juga meminta seluruh tim medis untuk fokus menangani dan memulihkan kondisi kesehatan para korban.

“Prioritas utama saat ini adalah keselamatan dan kesehatan anak-anak kita. Setelah itu, hukum harus bicara,” lanjutnya.

LSM KCBI PC Karo menyatakan akan terus mengawal kasus tersebut hingga tuntas dan memastikan kejadian serupa tidak kembali terjadi di Kabupaten Karo. (C/Lia Hambali)

Berita Terkait