Senin 3 juli 2023,awak media kami mendatangi Kantor Desa Sena Jalan Balai Desa Batangkuis Kecamatan Batang Kuis Deliserdang Sumatera Utara.
Namun dari jam 10.00 hingga jam 11.00 Wib Kepala Desa tidak ada dikantor Desa,saat awak media kami menanyakan Keberadaan Kepala Desa Sena Yuli sedang ada Undangan Di DPRD Deliserdang
Dan dikantor Desa nampak ada Sekretaris dan Bendahara Desa saat itu.
Saat di Wa kepala desa Sena Yuli mengingatkan untuk membayar tunggakan kerjasamanya dengan media Global pos pos Yuli lama merespon dan akhirnya diarahkan dengan Kaur Keuangan(Bendahara)
Dan mengatakan "ini juga nanti tidak dibayar dan darimana dananya"ucap kaur keuangan ketus
Lho..khan ada kwintansi dan sudah menjalin kerjasama dalam beberapa bulan ini .ucap awak media kami .lagian mana ada hak mu memutuskan kerjasama ni.
Sudah saya wa yuli kata kaur keuangannya.
Terlalu Egois dan Angkuh sekarang ini sifat kepala desa Sena,merasa seakan akan miliknya desa sena ini.padahal ini kan bisa dibaca baca,toh perpustakaan juga digalang kan pemerintah,masa seperti kalian yang mana penyampaian publik diabaikan .ucap warga yang saat itu duduk diruangan meja piket yang tak ada orang piket nya saat itu.
Sepuluh dusun lebih kurang 7 perangkat tapi setiap hari hanya 3 orang nanti yang ada kalau jam 10_ 11 keatas bu.ucap warga itu lagi yang tak mau disebut namanya.
Dilain waktu,saat kru Global pos pos mengkonfirmasi atas pembicaraan kaur keuangan perihal putusnya kerjasama,Yuli menjawab karena ada tabloid dari Kepala Desa Muslim Susanto (Kepala Desa Bakaran Batu) Anggaran Desa Larinya Ketabloid itu.balas Wa Yuli.dan tidak ada selain Tabloid itu.padahal sebelum tabloid dari muslim susanto ada Global pos pos sudah menjalin kerjasama dengan Kepala desa Sena Yuli
Sungguh Sangat disayangkan sudahlah menjabat Kepala Desa membuat percetakan pribadi lagi yang mana Tabloid itu terkhusus hanya pemberitaan pemberitaan Kecamatan Batang kuis Deliserdang.
Dimana lagi letak kesehjateraan Wartawan jika Seorang Kepala Desa mengharuskan Setiap Kepala Desa Kecamatan batangkuis seperti Desa Sena yang Dikatakan Yuli Anggarannya sudah ke Tabloid milik Muslim Susanto.
Diminta Kepada PMD Deliserdang
Janganlah Anggaran Desa dibuat sebagai kesempatan perpanjangan untuk hal hal Kepentingan pribadi.
Ibarat sesama kepala desa saling punya bisnis maka itu diprioritaskan dan tidak lagi bersahabat dan menjalin kerjasama yang baik terhadap Pers.(desi)
Komentar