Usai mutasi di hari pertama masuk Dinas bertepatan di Dinas Perhubungan Kota Gunungsitoli bernama Everoni Mendrofa di duga malas kerja.
Terpantau mitra kerja media menyambangi kantor Dishub bertujuan dalam rangka diskusi bersama Kadis Dishub ternyata pintu ruang kerjanya masih tertutup menunjukan kira-kira pukul 09.40 wib.
Jurdil Laoli, selaku aktivis muda di Kota Gunungsitoli menjabat sebagai Sekretaris Pimpinan Daerah Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia PD (GNPK-RI) Kota Gunungsitoli menyayangkan sebagai Aparatur Sipil Negara atas kepercayaan dan amanah yang di berikan tanggungjawab di pundaknya sebagai jabatan seorang Kepala Dinas di Lingkungan Kota Gunungsitoli, beliau di duga melalaikan Tugas harian sering bolong di jam kerjanya.
"Ya... kita dengan mereka ini mitra dan merupakan juga bagian control social, sebetulnya, beliau tahu nomor telpon saya pernah ketemu koq!" Bahkan sudah menganggap sahabat beliau, kami tidak pernah bermusuhan Namun, kenapa disaat saya telpon beliau sebelum saya berangkat di tempat kantor dinasnya, terus di abaikan telpon saya hingga berkali-kali saya hubungan tetap juga diabaikan" tutur sekjen GNKP-RI sangat kecewa tingkah kadis Dishub, Everoni Mendrofa
Siapa bilang? jika Kadis Everoni Mendrofa ternyata dirinya tidak berada dalam ruang kantornya, pintu ruangannya tertutup rapat
Lanjut.sekjen GBKP-RI, Jurdil Laoli menanggapi "Nah, bukan hanya telinga lagi mendengarkan sikap dan tanggungjawab selaku penjabat pratama di Dinas Perhubungan Everoni Mendrofa, jelas dimata dan di lensa kamera terpantau beliau di duga malas dan sering bolong kerja. Apakah ini layak di puji dan dipertahankan? Tentunya tidak" tutur jurdil dengan nada keras
Ini sudah menjadi-jadi dan merembes dikegiatan harian termasuk agenda di lingkup staf Dishub, bukan menjadi pedoman dan contoh pada anggotanya
Lantasnya, awak media mencari keseimbangan informasi langsung mengkonfirmasi Sekretarisnya, Medianus Zebua mengatakan. "Kami tidak mengetahui keberadaannya". Jawab singkat sekdis. (Tim)
Komentar