Kepala BKAD Provinsi Sumut Muhammad Rahmadani Lubis mengundurkan diri. Ia mengundurkan diri dengan alasan pendidikan -->

Iklan Semua Halaman

Kepala BKAD Provinsi Sumut Muhammad Rahmadani Lubis mengundurkan diri. Ia mengundurkan diri dengan alasan pendidikan

Kepala BKAD Sumut Muhammad Rahmadani Lubis Mengundurkan Diri

MENGUNDURKAN DIRI: Kepala BKAD Provinsi Sumut Muhammad Rahmadani Lubis mengundurkan diri. Ia mengundurkan diri dengan alasan pendidikan. 

,MEDAN - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumut Sutan Tolang Lubis mengatakan ada salah satu pejabat eselon II Pemprov Sumut yang mengundurkan diri lagi.

Pejabat itu, mengundurkan diri sejak 16 Mei 2025 lalu. 

Sutan menjelaskan, pejabat eselon II Pemprov Sumut yang mengundurkan diri adalah Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sumut Muhammad Rahmadani Lubis.

“Benar ada surat mundur, per 16 Mei,” kata Sutan pada Selasa (20/5/2025). 

Sutan menerangkan, saat ini sudah ada pengganti sementara yang kini menjadi Pelaksana tugas (Plt). 

"Plt nya sudah ada saya sendiri sementara ini," ucapnya.

Disinggung apa alasan pengunduran diri kepala BKAD, Sutan menerangkan karena pendidikan.

“Alasannya karena fokus pendidikan," ucapnya.

Selama sekitar 3 bulan Gubernur Sumut Bobby Nasution menjabat, sejumlah pimpinan OPD dicopot, mundur, hingga menjadi tersangka.

Pertama, adalah Kadis Pariwisata Sumut Zumri Sulthony.

Ia ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejati Sumut terkait dugaan korupsi dalam penataan situs cagar budaya Benteng Putri Hijau di Kabupaten Deli Serdang.

Kedua, adalah Kadis Kominfo Sumut Ilyas Sitorus Pane yang juga menjadi tersangka dugaan korupsi.

Ilyas diduga korupsi saat menjabat sebagai Kadisdik Batu Bara senilai Rp 1,8 miliar.

Namun begitu, Ilyas juga mengajukan pensiun dari PNS.

Selain itu, ada pula Kadisperindag ESDM yang dicopot lantaran dugaan mencemarkan nama baik Bobby.

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution angkat bicara soal penonaktifan sementara Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Perindag ESDM), Mulyadi Simatupang. 

Hal ini disampaikan Bobby saat ia dinobatkan sebagai Duta Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) bersama Wakil Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi di Puskesmas Tanah Tinggi, Kecamatan Binjai Timur, oleh Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Dukbangga) / Wakil Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, Senin (21/4/2025).

Mulanya Bobby mengelak atau menghindar saat hal tersebut ditanyakan kepadanya. 

"Ada Bu Wamen ya," ujar Bobby sembari tertawa. 

Namun sembari meninggalkan lokasi, Bobby sempat menjawab singkat pertanyaan yang dilayangkan wartawan terkait penonaktifan tersebut. 

"Kemarin dia (Mulyadi) mengirim percakapan tapi di grup resmi pemerintah, kan gak cocok yaa," ujar Bobby. 

Namun Bobby tidak menjelaskan secara gamblang, percakapan yang bagaimana. 

Terakhir yakni Kadisnaker Sumut Ismael Parenus Sinaga. 

Ia dicopot dari jabatannya lantaran terbukti melakukan pelanggaran berat yang diduga terkait penyalahgunaan wewenang per 19 Mei kemarin.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumut Sutan Tolang Lubis menjelaskan, dari laporan hasil pemeriksaan inspektorat, Kadisnaker Ismael terbukti melakukan pelanggaran berat. 

Namun belum ada detail pelanggaran berat yang dilakukan Ismael Parenus Sinaga.

Ismael diberikan hukuman pembebasan tugas selama satu tahun ke depan. Hukuman itu berlaku mulai hari ini.

Selain itu, berdasarkan rekomendasi Inspektorat Pemprov Sumut, Bobby Nasution juga menonaktifkan Kepala BPSDM Sumun Abdul Haris Lubis, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Sumut Juliadi Harahap, dan Kepala Biro Otonomi Daerah Setda Sumut Harianto Butarbutar



Sumber : TribunMedan