Jumat 4 Agustus 2023 warga Desa Pagar jati tepatnya di persawahan dusun 5 gang mayat Pagar jati kecamatan lubuk pakam adanya keributan dua(2)orang disawah tersebut.
Saat awak media kami melintas daerah tersebut tampak warga yang tinggal di dusun 2 bersawah didusun 5 baru selesai ribut ribut dengan warga dusun 4 bernama Musa Siregar,ucap S Panjaitan.
S panjaitan mengatakan kepada awak media kami bahwasanya Musa siregar menggoyang goyang Arit nya sambil mendekati dan berkata "aku arit kau ,sambil pegang leher baju S Panjaitan,apa maumu kata S Panjaitan lagi ini sawah ku urusan apa kamu,balas saut panjaitan.lalu Musa siregar pergi berlalu,disaat itulah Saut Panjaitan minta tolong dan bertemu awak media kami sekitar pukul 10.30 Wib dan awak media kami sempat melihat Lawan Saut Panjaitan Keluar dari Sawah tersebut.
Saat itu juga Awak media kami menghubungi Kepala Desa Pagar Jati Boru Silitonga melalui whatsaap nya dan dioper ke kadus Pulo gadung(6)
Sampai Ketempat kejadian perkara ,Saut Panjaitan Menceritakan kronologisnya .dan Kadus Empat juga datang lalu mengarahkan kekantor Desa pada jam 14.00 wib.
Menurut Saut Panjaitan Tali air yang pengerjaan BWS Rawa 4 tanahnya dikorek dari dalam dan pinggir dan dibuang ke Lahan (menimbun)sawah Kepala Desa Pagar Jati.
Kepala Dusun Pulo Gadung(6)juga mengatakan tanah yang dikorek dibuang kelahan kades ,itulah yang membuat benteng sawah Saut Panjaitan menjadi bermasalah karena tanah diambil namun tidak dipadatkan dibenteng pinggir sawah.ucap narasumber kami.
Saat awak media kami mengWa Kepala Desa akan mediasi dikantor Desa jam 2 siang,Kepala Desa Abaikan Pesan dan video yang dikirim.dan saat mediasi tidak ada Kepala desa dan tidak ada penyelesaian.
Sungguh sangat disayangkan ada warga desa Pagar jati bermasalah namun Kepala desa acuh tak acuh
Berarti Tidak Ada fungsinya Kepala Desa pagar jati Boru Silitonga itu Ucap Saut Panjaitan merasa Terpukul karena diduga ancaman dari musa siregar tidak Kelar (desi)
Komentar