Mencekam!!! Truk Colt Diesel Milik Okor Ginting Ringsek Dibakar Dua Pria Bersebo

Iklan Semua Halaman

Mencekam!!! Truk Colt Diesel Milik Okor Ginting Ringsek Dibakar Dua Pria Bersebo


  WAMPU – Satu unit mobil Colt Diesel milik Okor Ginting pengangkut buah sawit dibakar dua orang bersebo, Senin (29/5/2023) dini hari. Peristiwa yang terjadi di Dusun XI Prunas 100, Desa Besilam Bukit Lembasa, Kecamatan Wampu, Langkat itu pun membuat panik warga sekitar. Sempat terdengar dua kali suara ledakan atas peristiwa tersebut.

“Malam itu saya masih di rumah. Kemudian warga melihat ada orang yang tak dikenali dan membakar mobil. Warga memanggili saya, di situlah saya memadamkan api. Dua orang itu datang naik kereta dan menggunakan sebo,” tutur Sarianto, Jum’at (2/6/2023) sore.

Sopir yang biasa membawa Colt Diesel itu menambahkan, sempat terdengar dua kali suara ledakan, menyusul kaca depan mobil yang terpental dan menimpa seng rumah warga. Mereka khawatir, pemukiman di sana ikut terbakar. Karena, posisinya mobil terbakar itu persis di sebelah rumah warga.

“Kaca mobil mencelat dan menimpa rumah warga. Kalau gak cepat kami padamkan apinya, rumah tetangga ini jadi korban juga. Dalam kabin mobil kami temukan satu botol aqua besar bekas bensin,” kenang Sarianto.

Sopir yang sudah lima tahun mengemudikan mobil terebut berharap, agar pelakunya segera ditemukan dan ditangkap. Warga di sana juga ketakutan dan khawatir peristiwa serupa akan terulang lagi di kampung mereka.

Pada kesempatan yang sama, Kadus XI Prunas 100 Ismail menerangkan, besoknya ia melihat kondisi mobil yang dibakar itu. Kaca mobil hancur dan bagian dalamnya semua berwana hitam karena gosong.


“Ada laporan warga tentang mobil dibakar. Besoknya saya lihat ke lokasi. Sempat saya foto kondisinya. Kaca – kaca hancur dan bagian dalamnya hitam. Kami berharap kepada penegak hukum, agar pelakunya segera ditangkap. Kalau dibiarkan, warga saya pasti akan resah. Ini penyebabnya karena narkoba sudah marak di sini,” ketus Ismail.

Ia menambahkan, dulu dusun tersebut aman dan tidak pernah ada warga yang kehilangan. Bahkan, mobil yang dibakar tersebut selalu parkir di samping rumah warga selama bertahun – tahun tidak pernah diusik. 

Rina, warga yang mengaku melihat dua orang bersebo itu mengatakan, sebelum kejadian dia mendengar ada suara sepeda motor yang mendekati lokasi kejadian. Ia mengira, itu merupakan suara kendaraan suaminya yang hendak pulang ke rumah.

Tak berselang lama, Rina mendengar suara ledakan. Ia pun membuka pintu rumahnya dan melihat ada dua orang bersebo berada di dekat mobil yang sudah terbakar. Melihat Rina keluar rumah, dua orang tersebut langsung tancap gas meninggalkan lokasi.

Terpisah, Rasita Br Ginting anak dari Okor Ginting mengatakan, sebelum pembakaran itu lahan sawit mereka hendak dirampas oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Sekelompok orang berkelewang mendatangi kebun milik ayahnya untuk menguasai lahan.

“Bahkan pernah mobil pengangkut sawit kami dihadang sekelompok orang. Mereka mengaku lahan sawit bapak ku adalah milik keluarganya. Jadi buah sawit kami diturunkan dan dirampas mereka. Tapi anehnya, kenapa baru sekarang mereka mengakui lahan itu miliknya,” ucap Rasita.

Saat ditanya legalitas lahannya, kata Rasita, warga yang mencoba merampas kebun milik ayahnya tak bisa menunjukkan bukti kepemilikan. Bahkan, pihak Pemerintahan Desa Besilam Bukit Lembasa sudah dua kali memanggil kedua belah pihak untuk dimediasi. Namun, perampas lahan milik Okor Ginting tersebut tak pernah menghadirinya.

Rilis PENGAWAL