Selain persoalan narkoba, kemacetan juga menjadi perhatian Kapolrestabes Medan. Ia meminta personel bekerja berdasarkan pemetaan dan analisis kondisi di lapangan.

Iklan Semua Halaman

Selain persoalan narkoba, kemacetan juga menjadi perhatian Kapolrestabes Medan. Ia meminta personel bekerja berdasarkan pemetaan dan analisis kondisi di lapangan.

Selain persoalan narkoba, kemacetan juga menjadi perhatian Kapolrestabes Medan. Ia meminta personel bekerja berdasarkan pemetaan dan analisis kondisi di lapangan.

Menurut Calvijn, titik-titik kemacetan beserta waktu terjadinya perlu dipetakan secara jelas sehingga langkah mitigasi dapat dilakukan secara terukur.

“Petakan titik kemacetan dan waktunya. Buat konsepnya. Biar masyarakat bisa beraktivitas dengan nyaman,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan jajaran agar tidak hanya bekerja secara rutin, tetapi mampu menyusun pola pelayanan yang menyesuaikan karakteristik wilayah dan kebutuhan masyarakat.

Tekan Begal dan Geng Motor

Calvijn turut memberikan perhatian terhadap kenakalan remaja, aksi begal, serta aktivitas geng motor yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan warga.

Jajaran Patumbak diminta memperkuat upaya pencegahan melalui patroli, deteksi dini, pembinaan serta penindakan terhadap pelaku kejahatan sesuai ketentuan hukum.

Langkah tersebut dinilai penting karena gangguan kamtibmas yang melibatkan kelompok remaja dan geng motor tidak hanya menimbulkan keresahan, tetapi juga dapat berkembang menjadi tindak pidana yang lebih serius.

“Razia Dompet” Jadi Momen Humanis

Di tengah rangkaian arahan yang berlangsung serius, Calvijn mencairkan suasana dengan melakukan “razia dompet” terhadap personel Polsek Patumbak.

Kegiatan tersebut bukan dimaksudkan untuk mencari kesalahan anggota, melainkan menjadi bagian dari pendekatan humanis dan bentuk kedekatan pimpinan dengan personel.

Suasana pun berubah lebih santai. Para personel tampak tersenyum ketika dompet mereka diperiksa secara langsung oleh Kapolrestabes Medan.

Momen sederhana itu menunjukkan bahwa ketegasan dalam menjalankan tugas dapat berjalan beriringan dengan kedekatan dan kebersamaan antara pimpinan dan anggota.

Menutup arahannya, Calvijn kembali mengingatkan seluruh personel untuk menjaga semangat dan kekompakan dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Jaga semangat, jaga kekompakan, dan layani masyarakat dengan tulus. Kehadiran kita harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pesannya.

Kunjungan kerja tersebut sekaligus menunjukkan komitmen pimpinan Polrestabes Medan untuk turun langsung melihat kondisi di tingkat kewilayahan. Bagi jajaran Polsek Patumbak, arahan tersebut menjadi dorongan untuk memperkuat pelayanan publik sekaligus meningkatkan langkah konkret dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dengan pendekatan yang menggabungkan ketegasan, pencegahan, pelayanan dan kedekatan dengan personel, Polsek Patumbak diharapkan mampu menjadi salah satu garda terdepan dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat di wilayah Kota Medan.